Menu Content/Inhalt
Home arrow Berita Utama arrow Kondisi KorbanLeher ‘Dipenggal’ Suami Memburuk
Kondisi KorbanLeher ‘Dipenggal’ Suami Memburuk PDF Print E-mail
Thursday, 11 March 2010
POSKO, MANADO— Kondisi Lun Mamonto (45) korban leher ‘dipenggal’ suaminya berinisial AP alias Agus (52), yang saat ini sedang menjalani perawatan di ruang instalasi rawat darurat bedah RS Kandou Manado, terus memburuk.

pantauan Koran ini Rabu (10/3) kemarin, korban yang ditebas karena dugaan selingkuh, terus mendapat perawatan intensif dokter, di ruangan khusus, usai menjalani operasi. “Korban sudah dipindahkan ke dalam ruangan khusus, dan hanya keluarga yang bisa masuk,” tutur sumber resmi di RS Kandou Manado.
Anak korban, yang coba dikonfirmasi enggan berkomentar banyak soal motif dibalik penganiayaan tersebut. Bahkan, mereka sangat tertutup. “Luka ta potong di kepala dengan di leher. Karena ada masalah sedikit,” tutur anak korban sambil berlalu.
Seperti diketahui, Agus, pria parubaya asal Kelurahan Mongkonai Kecamatan Kotamobagu Barat, Kotambagu, nekat menebas leher Lun istrinya, Selasa (9/3) dinihari. Motif sementara dibalik penganiayaan diduga  korban berselingkuh dengan pria lain.
Puncaknya, ketika pulang usai mengikuti pesta tak jauh dari rumah mereka, tiba-tiba Agus meraih parang dan langsung mengayunkan ke arah leher korban. Tidak sekali, tetapi berkali-kali, dua di antaranya melukai leher samping kiri dan bagian belakang kepala. Sehingga, Lun terjatuh dan tak sadarkan diri dengan darah segar mengucur deras.(tr-04)
 
< Prev   Next >