| Pol PP Minut Demo |
|
|
|
| Thursday, 11 March 2010 | |
|
Tuntut Ganti Kasat POSKO,AIRMADIDI—Ini mungkin baru pertama kali terjadi di Minahasa Utara (Minut). Apa itu? Satuan polisi pamong praja (sat pol PP) menggelar aksi demo di kantor bupati Rabu (10/3) kemarin. Aksi demo tersebut dilakukan karena personil Pol PP kecewa dengan sikap oknum pimpinan yang kurang memperhatikan hak mereka, bahkan kesejahteraan personil.
Namun sayangnya, tujuan pendemo yang ingin betemu bupati gagal, pasalnya, bupati saat itu sedang berada di luar kantor. Karena tidak bertemu bupati, sekitar 50 personil itu melanjutkan aksinya di pendopo serbaguna Pamkab Minut. Kepada sejumlah wartawan, pendemo lewat juru bicara J Luntungan dalam orasinya mengatakan, mereka selama ini merasa ditindas, sebab setiap mereka melakukan pengamanan tidak pernah menerima honor pengamanan. Padahal kata mereka, menurut Kasat (Kepala Satuan) Pol PP Minut, Jack de Breving, ada anggaran untuk pengamanan. Begitu juga dengan uang potongan gaji sebesar Rp 40 ribu yang dilakukan jika para personil tidak masuk kerja, hingga sekarang ini uang potongan yang diketahui para anggota pol pp kurang lebih Rp 20 juta belum diketahui keberadaannya, sebab menurut bendahara pol pp uang kas sekarang ini kosong. Padahal kata jubir demo itu, uang potongan dipakai jika ada personil yang membutuhkan, atau ingin meminjam uang. “Kami tidak mempersalahkan administrasi keuangan, tapi ini memang benar-benar jelas bahwa kasat sangat lambat mengurus administrasi keuangan, dan kurang memperhatikan hak anggota. Juga kami tidak mempersalahkan jika sekarang sudah tiga bulan belum terima gaji, tapi hal itu karena kasat lambat mengurusnyas,” kata Luntungan yang diikut dibenarkan oleh seluruh pendemo. Untuk itu, mereka meminta kepada Bupati agar segera menyikapi hal ini, sebab selama ini mereka merasa dianak tirikan dengan sikap yang dilakukan oleh Kasat mereka sendiri. “Kami menuntut agar Kasat diganti, karena tidak mampu mengakomodir para anggotanya. Kami memang sangat membutuhkan uang karena belum terima gaji, tapi kasat malah kurang memperhatikan kebutuhan kami, karena uang kas sudah habis jika kami ingin pinjam uang,” kata para pendemo.(718) |
| < Prev | Next > |
|---|


