| Diteriaki Istri Pencuri, Firman Nyaris Tewas Dibantai Massa |
|
|
|
| Wednesday, 10 March 2010 | |
|
POSKO, WENANG— Sitti Mardita (19) ibu rumah tangga dari Kelurahan Calaca Lingkungan III Kecamatan Wenang ini, benar-benar pintar memanfaatkan kesempatan dan kelemahannya. Mau bukti? Tengok saja yang dia lakukan terhadap Firmansyah Alimu (19), suaminya sendiri.
Sitti yang kesal setelah dianiaya Firman di Kawasan Mega Mas, spontan berteriak pencuri kepada suaminya yang kabur usai menganiaya dirinya. Walhasil, Firman pun harus terima getahnya. Dia nyaris tewas setelah dipukuli hingga babak belur oleh pengunjung kawasan Mega Mas. Insiden itu terjadi di Kelurahan Wenang Selatan kompleks Mega Mas Sabtu (6/3) sekitar pukul 19.00 Wita. Peristiwa tragis ini berawal saat pasangan suami istri (pasutri) yang baru genap setahun menikah, baru saja menikmati suasana malam di kawasan boulevard. Entah kenapa tiba-tiba pasutri ini saling adu mulut. Firman yang tidak tahan dengan tingkah istrinya, langsung melayangkan pukulan ke bagian wajah. Tidak hanya sekali, tapi beberapa kali pukulan telak mendarat di wajah cantik Sitti. Firman sendiri usai memukuli istrinya, langsung berlari menjauh. Spontan sang istri ternyata tidak bodoh untuk membalas sakit hatinya spontan Sitti meneriaki suaminya. “dola..papancuri,” begitu teriak Sitti. Karuan saja, warga yang mendengar teriakan korban langsung berlari mengejar Firmansyah. Mereka mengira, Firman adalah pencuri betulan. Akibatnya korban mengalami luka sangat serius di seluruh tubuh korban. Beberapa tulang punggungnya mengalami keretakan akibat diinjak warga. Kapoltabes Manado Kombos Polisi Aridan J Roeroe ketika dikonfirmasi melalui Kapolsek Wenang AKP Anthony Wenno membenarkan kejadian tersebut. “Saat ini keduanya masih dalam pemeriksaan,” terang Wenno. (mg-01) |
| < Prev | Next > |
|---|


