Menu Content/Inhalt
Home arrow Berita Utama arrow KETIKA DUA PNS PAJAK KACAUKAN ACARA RAPAT
KETIKA DUA PNS PAJAK KACAUKAN ACARA RAPAT PDF Print E-mail
Thursday, 29 July 2010
Big Bos Turun Tangan, Ratulangi Ngadu ke Polisi

Aneh. Diajak bos untuk rapat di rumah dinasnya di kawasan jalan 17 Agustus, dua pegawai kantor pajak Pratama Tobelo malah pilih adu jotos. Acara Rapat akhirnya bermuara ke kantor polisi.

SIAL menimpa Ratulangi (31) warga Tobelo Kecamatan Halmera Utara akhirnya harus berurusan dengan polisi. Pasalnya pria yang aktif sebagai pegawai Pajak ini dipukul teman sesama kantor JL alias Jhony (45) warga Desa Gosoma Kecamatan Maluku Utara hingga korban mengalami luka dibagian mulut. 
Peristiwa yang terjadi Senin (26/7) sekitar pukul 20.00 wita di Rumah Dinas Pimpinan mereka Jalan 17 Agustus, berubah kacau akibat teman kantornya yang tidak menerima ejekan Ratulangi yang membuatnya malu.
Berawal para pegawai pajak Tobelo ini diajak bosnya untuk rapat di rumah dinasnya, ditemani dua teman kantor. Ratulangi pun bergegas menuju rumah dinas yang terletak di Jalan 17 Agustus. Tibanya Ratulangi bersama dua temannya di rumah bos mereka, selang beberapa menit rapat pun akhirnya berjalan yang dipimpin langsung oleh bos Pajak Pratama Tobelo.
Saat proses rapat berjalan, tiba-tiba Jhony datang muncul. Karena terlambat datang, Jhoni pun jadi bahan ledekan teman-teman sekantornya. Ratulangi tidak luput ikut mengejek Jhony. Rasa tersinggung akhirnya menerpa Jhony. Tak urung keduanya langsung terlibat adu mulut.
Tak puas, Jhony yang sudah tidak tahan ejekan Ratulangi akhirnya melayangkan pukulan bogem mentahnya hingga menyebabkan korban mengalami luka memar di pelipis kanan.
Ratulangi yang tadinya berharap itu hanya permainan, ternyata dianggap serius bahkan satu pukulan lagi masih sempat mengenai mulutnya hingga mengeluarkan darah.
Karuan saja, sang big bos turun tangan. Akhirnya aksi baku pukul kedua anak buahnya redah. Namun korban yang tidak puas dengan ulah teman kantornya itu malah ke Mapoltabes Manado.
Kapoltabes Manado Kombes Aridan J Roeroe melalui Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian SPK Plug B Ipda C Thompson membenarkan kejadian tersebut. (728)

 
< Prev   Next >